Aku rasa cukup sampai disini saja perjuanganku untuk kamu..
Untuk kamu yang menjadi alasanku berjuang ditengah kejamnya ibukota Indonesia..
Untuk kamu yang selalu aku berikan senyum manis walau sesudah itu kamu torehkan lagi luka yang sama..
Untuk Kamu yang membuat aku jadi perempuan setia ditengah pengabaian dan keegoisan kamu..
Untuk kamu yang selalu berfikir dengan logika hingga kamu lupa caranya berfikir dengan hati..
Untuk Kamu yang selalu menjadi alasan mata ini mengeluarkan bulir bulir air karena tersiksa oleh merindukan kamu yang menolak untuk kurindukan..
Untuk Kamu yang tak pernah mengerti arti ketulusan..
Untuk Kamu yang menjadi pemicu kambuhnya Insomniaku..
Untuk Kamu yang selalu membuat syaraf syaraf otakku kelelahan..
Untuk Kamu yang membuat setiap detik terasa lebih lama karna menunggu balasan chatting..
Untuk Kamu yang tidak pernah peka terhadap semua isyarat yang aku berikan..
Untuk Kamu yang tidak berkomentar sedikitpun saat aku benar ingin bertemu..
Apa ini salah?
Apa Ini berlebihan?
kenapa yang disebut CINTA itu terasa menyakitkan?
Bahkan setelah sejauh ini aku melangkah kamu tetap saja terasa jauh malah semakin jauh untuk aku gapai..
Apa yang kamu lakukan disana?
tidak bisakah kamu mengulurkan tanganmu atau setidaknya memberikan bahumu untuk aku bersandar setelah sekian jauhnya aku melangkah..
tapi kenapa kamu semakin jauh?
Bukan lagi tetes keringat yang aku keluarkan, bahkan mataku tak sanggup lagi mengerjakan tugasnya untuk mengeluarkan air mata..
Apa aku ini kurang pantas untukmu?
Aku bukan Chinese..
Aku indonesia asli..
Bermata Sipit..
Pendek..
Kulit Sawo Matang..
Aku sadaar semua kekuranganku, aku hanya berfikir kamu adalah lelaki berbeda yang tak mempedulikan semua itu..
Apa salah jika seorang wanita yang terkurung adat dan gengsi memperjuangkan cintanya meski ia tau ia akan gagal??
Apa salah makhluk Tuhan yang berjenis kelamin PEREMPUAN memulai cinta terlebih dahulu?
Jika Iya.. apa hukuman yang pantas didapatkannya??
Aku Berhenti Sayang..
Untuk kamu yang kupanggil sayang dalam setiap tulisanku walau kenyataannya aku tidak masuk dalam daftar kesayanganmu..
Aku berhenti.
Aku menyerah..
Aku akan pergi..
Aku takkan lagi menganggu hidupmu yang terlihat lebih Indah tanpaku..
Aku takkan meminta kamu untuk membawa aku kembali, atau sekedar memberi ciuman perpisahan..
Tidak..
Aku akan pergi namun tetap disini..
Aku menyerah bukannya aku tak mencintaimu, Aku pergi karna aku sadar kamu akan jauh lebih baik tanpa aku..
Tanpa aku yang lagi setia menunggu kamu..
Tanpa aku yang takkan menangisimu..
Tanpa aku yang takkan lagi memberi senyuman ketika kamu kembali..
Tanpa aku yang takkan lagi berharap kamu membalas semua chattingmu..
Aku menyerah Sayang..
Untuk Kamu yang selalu jadi topik utama dalam setiap percakapanku dengan Tuhanku, Tuhanmu, Tuhan kita..
3 desember 2013
11:42 AM
Waktu dimana Hatiku, Pikiranku semua tertuju untuk kamu..