Kamis, 29 Oktober 2015

Kisah Tentang Sahabat

Ada begitu banyak quotes yang tercipta untuk menggambarkan betapa penting dan berharganya seorang sahabat, dari sekian banyak quotes ada satu quotes yang sangat menjadi pedoman hidupku "Persabahatan itu seperti hubungan antara Mata dan Tangan, saat Mata menangis tangan yang mengusap air mata dan saat tangan terluka mata yang menangis"
Quotes mungkin terlampau sederhana, tapi memang pada kenyataanya persahabatan hanya se-simpel itu, tak perlu menitikberatkan pada teori yang berlebihan, cukup menjadi diri sendiri dan berusaha melakukan yang terbaik :)

Lika liku persahabatan tak ubahnya seperti pernikahan menyatukan individu dengan individu lain, melengkapi perbedaan dan kekurangan, memaklumi berbagai suasana hati, menampilkan ekspresi yang kadang tak sesuai realita,terkadang berusaha menjadi orang lain, dan yang paling sering adalah mengalahkan ego diri sendiri.

Sama halnya pernikahan , persahabatan juga merupakan perjalanan dimana setiap harinya merupakan proses pembelajaran, dengan latihan setiap hari dan terkadang ujian datang mendadak. Persahabatan adalah proses menjadi lebih sabar ketika sahabat kita menjunjung tinggi egonya, menjadi lebih bijaksana dalam berbicara, mendengarkan dan menghadapi sahabat kita, menjadi lebih lapang dada ketika sahabat kita melakukan kekhilafan yang berulang ulang, menjadi pribadi pemaaf adalah yang terpenting karena didalamnya kita belajar untuk lebih mengenal karakter sahabat kita, semua itu mungkin sulit kalau kita tidak memiliki perasaan kasih kepada sahabat kita, melalui kasih kita belajar dalam persahabatan tidak perlu menunggu siapa yang akan mengalah lebih dulu, siapa yang menegur lebih dulu, siapa yang menyapa lebih dulu, siapa yang berbuat baik terlebih dahulu, semua akan berjalan beriringan.

Ada kalanya kita harus memiliki pribadi pejuang, memiliki kerendahan hati serendah rendahnya, memulai maaf terlebih dahulu, memulai percakapan ketika baru saja berbaikan, memulai bicara untuk menyelesaikan permasalahan, mengalah untuk semua tuduhan, menutup mulut agar tidak bicara keras , menahan sesak didada untuk menjelaskan duduk perkara dengan hati hati dan berkepala dingin, sesekali dibumbui dengan kebohongan dan cerita baru agar masalah cepat selesai dan terakhir terkadang kita harus mengakui apa yang tidak kita perbuat bukan hanya untuk menjaga perasaannya tapi juga menjaga agar persahabatan tetap berjalan.

Sebenarnya banyak dari kita sudah seperti yang diuraikan diatas, hanya saja kita tidak menyadarinya, adakalanya sahabat membuat kita tertawa terbahak bahak sampai meneteskan air mata, bahkan untuk lelucon yang tidak terlalu penting, kekonyolan diluar akal sehat, tindakan bodoh, dalam bersahabat hal sekecil apapun dapat menjadi tawa renyah penghancur suasana. Namun adakalanya sahabat juga membuat kita benar benar menangis karna kekhilafan yang fatal disinilah sifat pejuang kita diuji, dari hal hal kecil sampai hal hal besar. kebanyakan dari mereka tidak bertahan karna kasus pengkhianatan, entah berbohong, entah menusuk dari belakang, entah karna masalah cinta, dll. bahkan banyak efek dari kasus tersebut mulai dari hilangnya kepercayaan, penyesalan terdalam, hingga kekecewaan yang tak ada ujungnya.

dalam latihan mendadak ini kita memiliki kesempatan untuk mengujicoba kemampuan yang sudah kita asah selama proses pembelajaran yang kita telalh jalani selama ini. MEMAAFKAN memberi peranan penting dalam berbagai kasus persahabatan, Memaafkan merupakan jalan pintas setiap permasalahan , namun Memaafkan belum tentu mengembalikan eratnya persahabatan, hanya dengan lapang dada menerima kenyataan lah yang mungkin akan mengembalikan persahabatan ke fungsi semulanya..

Dalam kisahnya ini aku ingin mengucapkan banyak terima kasih untuk mereka yang menjadi sahabatku..
~ Terima kasih untuk jerih lelah kalian menyiapkan kejutan ulang tahun yang bertabur air mata
~ Terima kasih untuk semangat yang kalian sematkan dalam setiap lelah yang aku rasakan
~ Terima kasih untuk bantuan yang tak terhitung, yang sebagian kecil mungkin terhapus memori
~ Terima kasih untuk bahu kalian yang aku jadikan tempat bersandar
~ Terima kasih untuk telinga yang selalu siap sedia mendengar cerita bahkan keluh kesahku
~ Terima kasih untuk teguran dan kejujuran kalian
~ Terima kasih untuk bersedia berjalan, berdiri dan duduk bersamaku apapun keadaanku
~ Terima kasih untuk tertawa, menangis, sedih dan bahagia bersamaku
~ Terima kasih untuk waktu kalian yang selalu aku minta
~ Terima kasih untuk momen berharga yang pernah kita ciptakan bersama sama ..
~ dan Terima kasih untuk menjadi sahabatku..


Terima Kasih...

Aku selalu berdoa pada Tuhanku, agar kiranya kesehatan, kekuatan, kebijaksanaan, dalam kita sama sama memahami hidup ini, dan aku berdoa semoga kalian bahagia selalu.. dan aku berdoa agar dalam persahabatan ini kita selalu berbahagia..