Hai kamu..
Kamu sumber rinduku..
Kamu sosok yang memberi benih kerinduan..
Hari ini setaun yang lalu aku tak pernah menyangka akan berkenalan denganmu, hari yang kulalui saat itu merupakan hari yang terberat dalam hidupku..
Hari ini setaun yang lalu adalah hari perpisahanku dengan pria yang menjadi kekasihku selama hampir setahun lebih..
Hari ini setahun yang lalu aku masih sering menangisi kepergiannya, aku berusaha terbiasa dengan air mata yang jatuh tiba tiba seakan membuat sungai mini dipipiku..
Hari ini setahun yang lalu aku menerima undangan pertemananmu dijejaring sosial legendaris itu..
lalu seminggu kemudian menjadi chatting pertama kita..
sederhana saja, tidak ada yang istimewa dalam chatingan kita, selayaknya perkenalan biasa, hari itu juga aku masih sempat menangis saat meladeni chattinganmu..
D : Hai agnes
A : Iyaa??
D : Km tinggal dibogor?
A : Iyaa :)
D : Oh, di cisarua?
A : Yapp :) Situ??
D : Same as you , hahahha :')
A : Really ? Cisarua too large :)
D : Sempit deh kayaknya, kamu kerja? kuliah?
A : Kerja, justru luas buktinya kamu tinggal dicisarua aja aku gatau :D
D : Oh, kerja dimana?
A : Hotel S****I
D : Oala.. S*****I berapa?? Oh Iya, lanjut bbm an aja gimana?
A : aku dikantor bagian reservasi handle semua, Boleh
D : Oke, hmm.. your pin?
A : 5%$##@$%*
Aku masih menyimpan semua kenangan tentang kamu, dengan mudahnya kamu menyentuh hatiku , menggenggam erat hatiku yang sedang rapuh saat itu,
aku tidak mengerti bagaimana sosokmu begitu melekat erat dalam hatiku, bahkan semenjak kepergianmu aku masih tetap memelihara rindu ini,
aku belum lupa bagaimana malam itu jadi saksi, ketika kita berjalan beratapkan pekatnya langit malam, aku bahkan lupa untuk berfoto denganmu, entah bagaimana jadinya rindu ini kalau aku memiliki satu saja fotomu..
tanpa fotomu saja rinduku tidak pernah berkurang..
Aku merindukanmu sangat banyak, tak terbendung, tak tertampung, tak pernah habis, tak pernah berkurang sekalipun waktu berjalan dengan sangat cepat, tak pernah pudar walaupun pelangi datang dan pergi ,
Aku merindukanmu sebanyak pantai merindukan air laut..
Aku merindukanmu sebanyak angin yang tak pernah lelah berkeliling bumi..
Aku merindukanmu sebanyak mendung merindukan hujan..
Aku akan tetap merindukanmu, sekalipun pelangi merajuk pada hujan,
Aku akan tetap merindukanmu, sekalipun matahari tertutup awan..
Bahkan ketika bumi ini berputar berlawanan arah..
Aku akan tetap merindukanmu..
D'
12 May 2016
Tidak ada komentar:
Posting Komentar